Kesehatan

  • Kesehatan

    Berniat Pasang Kawat Gigi? Ketahui Hal Ini

    Bagi Anda yang berniat memasang kawat gigi ada baiknya untuk memperhatikan beberapa informasi yang penting. Gigi merupakan salah satu organ yang paling penting pada tubuh Anda karena digunakan untuk memakan dan juga bisa menentukan rupa seseorang. Tidak jarang banyak orang yang mengeluarkan lebih banyak uang dan menahan sakit demi mendapatkan gigi yang bagus.

    Selain dengan menggosok gigi dan flossing, cara lainnya yang bisa dilakukan untuk memperoleh gigi yang bagus adalah memasang kawat gigit. Kawat gigi ini sudah cukup populer sejak lama dan banyak masyarakat yang memasangnya. Nah, sebelum Anda memasang kawat gigi ada baiknya simak beberapa informasi di bawah ini lebih dahulu.

    Penjelasan dan Fungsi Behel

    Kawat gigi atau behel adalah salah satu instrumen dari cabang ilmu ortodonsia. Behel kerap digunakan untuk mengubah maupun menyusun posisi gigi sesuai dengan keinginan pasien Susunan gigi yang seimbang sangat baik untuk mengunyah dan estetika mulut. Anda bisa mendapatkan posisi gigi yang lebih rapi setelah memasang behel atau kawat gigi ini.

    Seperti yang kita ketahui bahwa setiap orang pasti memiliki struktur gigi yang berbeda-beda. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, keturunan, kecelakaan dan kebiasaan-kebiasaan tertentu yang bisa mengubah struktur atau posisi gigi.

    Jenis-jenis Kawat Gigi Paling Umum

    Sebelum Anda memasang kawat gigi ada baiknya untuk memahami jenis-jenis kawat gigi yang kerap digunakan. Ada 2 jenis kawat gigi, yaitu karet dan non-karet (self-ligating). Meski demikian, tergantung dengan kebutuhan, bahan kawat gigi geraham, logam sampai safir.

    Selain kawat gigi, instrumen lainnya yang dapat mengubah posisi gigi adalah peranti lepasan, peranti ekstra oral dan aligner. Apabila dibandingkan dengan aligner yang sedang populer saat ini bisa tergantung dengan kondisi pasiennya. Apabila melibatkan kasus cabut gigi dan cukup sulit akan disarankan kawat gigi konvensional sebab arah gerak gigi jadi mudah diaturnya.

    Aligner juga telah tersedia menggunakan teknologi yang lebih canggih, sehingga posisinya dapat diatur dengan mudah sesuai dengan keinginan dan juga pada kasus yang lebih rumit. Namun kendalanya adalah harganya yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan kawat gigi konvensional sehingga pasien harus mengeluarkan lebih untuk mencobanya.

    Selain itu, aligner juga masih terbatas sehingga belum bisa didapatkan dengan mudah. Kawat gigi karet juga ternyata bisa menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman lebih dari self ligating. Hal ini disebab karena behel karet memberikan tekanan awal yang lebih besar jadi sakitnya dapat bertahan 3 hingga 7 hari.

    Di sisi lain, self ligating memberikan tekanan kecil namun secara kontinyu dan hal ini menyebabkan tidak terasa sakit seperti memakai kawat gigi karet. Seperti yang kita ketahui, rasa sakit setelah memasang kawat gigi bertahan setidaknya selama 7 hari dan perlahan akan mulai terbiasa. Namun, hal ini tergantung juga dengan tingkat sensivitas pasien terhadap rasa sakit yang dialaminya.

    Kapan Waktu yang Tepat Pasang Behel?

    Bagi Anda yang masih ragu memasang behel atau kawat gigi tidak usah cemas. Pasalnya, waktu yang tepat untuk memasang kawat gigi adalah sejak mulai tumbuh pergantian gigi, yaitu pada usia sekitar 10 tahun dan disarankan ortodontik intraseptif. Akan tetapi jika ingin memasang kawat gigi, disarankan mulai dari usia 13 atau 14 tahun saja saat gigi dewasa sudah tumbuh dan gigi susu telah tanggal secara komplit.

    Meski demikian, ada beberapa kondisi umum yang mengharuskan pasien untuk intervensi kawat gigi. Kondisi tersebut adalah apabila susunan gigi berdekatan, gigi rahang atas lebih maju ke depan dan gigi rahang bawah lebih maju ke depan. Dengan kondisi tersebut bisa memasang kawat gigi demi membentuk posisi rahang yang baik seperti umumnya.

    Memasang kawat gigi juga disarankan dilakukan di rahang atas dan bawah supaya pergerakan gigi sama karena hal ini saling mempengaruhi satu dengan lainnya.

    Berapa Lama Behel Dilepas?

    Pasti ada banyak pertanyaan dari masyarakat mengenai berapa lama behel atau kawat gigi akan dilepas. Jawabannya adalah kawat gigi dapat dipasang selama 1 hingga 3 tahun berdasarkan dengan tingkat kesulitannya. Namun, waktunya bervariasi mengikuti tingkat kesulitan kasus pada pasien gigi tersebut.

    Tentu saja semakin susah akan semakin lama waktu pemasangannya dan begitu sebaliknya. Tingkat kesulitan sedang kemungkinan bisa dilepas pada jarak tahun 1,5 tahun dan jika sudah ada pencabutan gigi dan penarikan gigi depan akan membutuhkan waktu lebih lama yaitu lebih dari 2 tahun.

    Pergantian karet gigi juga harus dilakukan secara rutin, yaitu setidaknya 2 hingga 3 minggu sekali. Apalagi bagi pasien yang kehilangan karet sehingga mempengaruhi tekanan dan harus segera diganti atau dipasang yang baru lagi. Kontrol self-ligating dapat dilakukan 2 hingga 3 bulan sekali sebab tekanan masih ada untuk mengubah posisi gigi sehingga tidak perlu khawatir.

    Pilih Dokter Gigi atau Tukang Pasang Behel

    Tidak jarang, kita melihat ada jasa pasang behel di pinggiran jalan maupun media sosial dengan harga lebih murah sehingga bisa membuat masyarakat tertarik. Sebenarnya, pemasangan kawat gigi oleh mereka pada jasa tukang gigi boleh saja dilakukan, namun jauh lebih baik memilih dokter gigi. Umumnya tukang gigi hanya belajar memasang kawat gigi dengan rapi dan sehat.

    Berbeda dengan dokter gigi akan mempelajari ilmu ortodonsia selama bertahun-tahun dan harus mengambil spesialis. Tentu saja dokter gigi jauh lebih kompeten dibandingkan dengan tukang pasang behel karena mereka sudah dibekali dengan pengetahuan cara, komponen dan anatomi untuk menemukan cara aman menyesuaikan posisi gigi pasien dengan benar.

    Dokter gigi pastinya lebih tanggung jawab terhadap kenyamanan dan keamanan pasien, mulai dari pemasangan sampai selesai atau dilepas kawat giginya.

    Tips Merawat Gigi setelah Pasang Behel

    Khusus bagi Anda yang memasang behel atau kawat gigi harus memperhatikan tips perawatannya dengan baik. Bagi pasien yang memasang kawat gigi harus memakai sikat gigi khusus sehingga tidak boleh sembarangan supaya tidak merusak kawat gigi dan terasa lebih nyaman digunakan. Sikat gigi yang digunakan bisanya memiliki bagian tengah lebih turun supaya bisa masuk ke dalam sela-sela gigi dengan maksimal.

    Pasien yang memasang kawat gigi juga disarankan memakai sikat gigi interdental. Bentuknya adalah seperti tusuk gigi dengan ujung yang dapat digunakan untuk membersihkan pada sela-sela gigi diantara behel dengan baik. Sikat gigi jenis ini mudah ditemukan di pasaran sehingga Anda tidak perlu mencemaskannya.

    Apabila sudah terlatih, dental floss bisa digunakan dengan perlahan supaya tidak merusak kawat gigi. Pastikan Anda tahu cara menggunakan dental floss dengan baik dan berhati-hati sehingga hasilnya maksimal dan tidak membuat kawat gigi terlepas. Flossing bisa dilakukan secara rutin, yaitu setiap malam agar gigi selalu bersih dan tidak menyebabkan bau mulut.

    Itulah dia beberapa hal penting yang perlu Anda pahami sebelum memasang kawat gigi. Semoga bermanfaat.

    Comments Off on Berniat Pasang Kawat Gigi? Ketahui Hal Ini
  • Kesehatan

    Konsumsi 2 Cangkir Anggur Bisa Perpanjang Umur?

    Sumber makanan utuh, seperti sayuran, buah-buahan serta makanan non-olahan lainnya memberikan manfaat baik bagi kesehatan. Berdasarkan dari studi yang diterbitkan di jurnal Foods menunjukkan jika mengonsumsi anggur dapat memberikan dampak signifikan bagi kesehatan dan juga moralitas. Penelitian ini menunjukkan jika komsumsi 2 cangkir anggur per hari dapat menurunkan penyakit hati dan memperpanjang umur pada tikus yang digunakan sebagai penelitian.

    Penyakit hati berlemak bisa menyebabkan sirosis hati dan juga kanker hati. Seperti yang kita ketahui bahwa kanker adalah penyakit paling mematikan dan sering terjadi pada masyarakat saat ini. Menurut hasil studi, ternyata anggur mempunyai peran cukup penting untuk mengurangi risiko penyakit hati berlemak dan gejala lainnya yang berkaitan.

    Anggur merupakan buah yang mudah dijumpai di sejumlah tempat dan memiliki bermacam jenis. Anggur juga bisa dibuat menjadi aneka makanan dan minuman, seperti selai, jus, dijadikan fermentasi dan lainnya. Anggur adalah buah yang kaya akan vitamin C sehingga sangat baik untuk kesehatan, khususnya meningkatkan imunitas dalam tubuh Anda.

    Anda tidak akan mudah terserang penyakit jika mengonsumsi makanan yang bergizi dan mengandung vitamin C. Nah, berdasarkan dari penelitian di atas konsumsi anggur 2 cangkir bisa memberikan dampak yang cukup baik untuk kesehatan, khususnya adalah kesehatan hati dan bisa memperpanjang umur.

    Di bawah ini ada beberapa fakta menarik mengenai konsumsi anggur 2 cangkir setiap hari yang perlu Anda pahami. Dengan begitu Anda bisa memanfaatkan anggur dengan baik bagi kesehatan.

    Fakta Menarik Konsumsi Anggur 2 Cangkir Sehari

    Nah, ada sejumlah manfaat yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi anggur 2 cangkir setiap hari dan fakta menarik lainnya :

    • Anggur dan Mikrobioma dalam Tubuh

    Mikrobioma di usus merupakan aspek yang penting di dalam kesehatan. Hal ini dapat mempengaruhi kesejahteraan secara menyeluruh dari fungsi organ vital termasuk salah satunya otak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan jika mengonsumsi anggur memberikan efek signifikan pada mikrobioma tikus penelitian.

    Dilihat di sisi nutrigenomik, mengonsumsi anggur menunjukkan adanya perubahan respons fisiologis. Para peneliti mengkonfirmasi adanya perubahan pada pola metabolit hati dan urine sesuai metabolik massa gas yang diteliti. Apalagi konsumsi anggur bisa memprogram metabolisme mikrobiota usus, melemahkan stres oksidatif hati karena diet tinggi lemak dan juga memanfaatkan glukosa oleh hati untuk memproduksi energi di dalam tubuh.

    Namun, melakukan penelitian lebih lanjut harus diperlukan supaya bisa memastikan apakah efek kesehatan anggur dapat direproduksi ke manusia. Sebelumnya hanya menggunakan tikus penelitian untuk melihat hasilnya.

    • Mengonsumsi Buah Anggur dan Kesehatan

    Berdasarkan studi di atas bisa menunjukkan adanya respons positif secara keseluruhan dan dapat memperpanjang umur. Apalagi sistem pertahanan tubuh bisa meningkat sehingga bisa mencegah atau menunda penyakit hati berlemak. Penyakit satu ini diperkirakan mempengaruhi 25% populasi dan menyebabkan masalah kesehatan yang cukup fatal.

    Selain itu, dari penelitian tersebut ditemukan bahwa siapa saja dapat berpotensi memperoleh manfaat dengan mengonsumsi anggur lebih banyak, terlepas dari program diet atau pola makan yang dimiliki oleh seseorang. Mekanisme yang dipakai pada studi ini terbukti dapat dimediasi oleh anggur dan bisa digeneralisasi untuk memberi dampak kesehatan yang baik.

    Anggur kaya akan vitamin C dan mengandung kadar gula yang tinggi, namun ternyata aman juga dikonsumsi bagi penderita diabetes. Gula yang terkandung di dalam anggur bukan gula tambahan sehingga aman. Namun tentunya harus memperhitungkan asupan karbohidrat harian selama konsumsi jenis buah-buahan seperti ini, khususnya bagi penderita diabetes.

    • Tetap Menerapkan Pola Hidup Sehat

    Apabila dilihat secara menyeluruh, para ahli mengingatkan bahwa temuan yang satu ini tidak serta merta untuk menghilangkan semua masalah kesehatan yang ada. Lemak yang tinggi, tidak bisa dimitigasi sepenuhnya hanya dengan mengonsumsi 2 cangkir anggur saja per hari. Korelasi antara metabolisme tubuh dan risiko kematian adalah hal yang cukup kompleks.

    Hasil dari penelitian tersebut tentu saja perlu diimbangi dengan pola makan yang sehat dan olahraga secara rutin. Temuan ini bisa memberikan pemahaman yang jauh lebih detail mengenai pola makan dan hubungannya dengan tubuh. Konsumsi dua cangkir anggur setiap hari cukup terbukti bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan.

    Khususnya adalah mencegah penyakit hati berlemak dan temuan ini bisa jadi awal yang baik untuk memahami efek nutrisi angguh dengan kesehatan hati. Jangan lupa untuk senantiasa menjalankan pola makan dan olahraga setiap hari atau secara rutin. Hal ini tidak akan memberikan dampak yang baik bagi kesehatan apabila tidak dibarengi dengan olahraga.

    Ada banyak pilihan olahraga yang bisa dilakukan setiap hari dan diimbangi dengan konsumsi makanan yang bergizi. Hindari kebiasaan-kebiasaan buruk, seperti begadang, makan makanan siap saji, merokok dan lainnya karena bisa menyebabkan berbagai masalah penyakit berbahaya.

    Demikian penjelasan mengenai fakta menarik mengenai konsumsi 2 cangkir anggur bisa memberikan dampak baik bagi kesehatan dan memperpanjang umur.

    Comments Off on Konsumsi 2 Cangkir Anggur Bisa Perpanjang Umur?